Lucunya Pihak yang Memandang Paulinho Sebelah Mata


Ramebet365 - Paulinho gabung dengan Barcelona pada bursa transfer musim panas kemarin. Kepindahan tersebut membuat geger sebagian fans Barcelona. Kehadirannya seperti tak diharapkan.

Mereka tak puas Barca hanya membeli pemain seperti Paulinho dengan harga sekitar 40 juta euro, setelah melepas Neymar ke PSG seharga 222 juta euro. Paulinho dipandang sebagai pembelian yang tidak tepat, harga dan kualitasnya dipandang tak sepadan. Pembelian itu pun diduga akan membuat prestasi Barca musim ini kian merosot..

Paulinho diprediksi hanya akan menjadi 'sampah' di Barca. Ia dipercaya tak akan mampu bersaing merebutkan tempat utama dalam skuat Blaugrana. Masih banyak pandangan negatif yang tak disebutkan di sini.

Pandangan negatif tersebut memang bukan tanpa alasan. Namun sumber keraguan tersebut hanya dari dua arah: Pertama, Paulinho pernah gagal bersinar di Premier League bersama Tottenham Hotspur. Kedua, Paulinho gabung Barca dari klub Tiongkok.

Dari Inggris, Paulinho memang menuju  klub Tiongkok, bergabung dengan Guangzhou Evergrande. Sementara itu, bermain di Tiongkok kerap dicap sebagai tempatnya para pemain tua yang sudah tak tak produktif, sudah tak mampu bersaing di Eropa, mereka kemudian mendulang bayaran tinggi dengan bermain di sana.

Mereka tampaknya menginginkan pemain yang lebih baik dari Paulinho. Ya, seperti Marco Verratti atau siapalah yang lebih populer dari Paulinho.

Entah apa yang ada dalam pikiran orang-orang yang terlalu dini meragukan Paulinho, menilai pemain asal Brasil tersebut tak lebih baik dari Verratti, bahkan sebelum pemain memberi pembuktian di atas lapangan. Mereka seolah melupakan siapa Paulinho, perjalanan hebat Paulinho menuju puncak kariernya, prestasi yang telah diraihnya.

Jika kita menjadi Paulinho, mendengar kritik dangkal yang masif seperti ini , mungkin akan membuat kita  berpikir sama, ‘Betapa kejamnya orang-orang ini. Mereka adalah orang-orang yang  suka memandang orang lain dari sisi permukaan daripada lebih ke dalam, meskipun dalam kepala mereka terpaku idiom: don’t judge a book from its cover. Lebih parah lagi, mereka enggan memberi apresiasi atas usaha seseorang dan begitu mudah memberi penilaian sesegera mungkin. Sebab apa yang mereka ingin adalah hasil instan dan tentu saja populer.”

Bertolak belakang dengan pandangan negatif pada Paulinho itu, sebenarnya pemain sepertinya adalah pemain yang dibutuhkan Barca. Dia adalah pemain yang mau berjuang, punya mimpi besar dan mentalnya sudah tergembleng di berbagai tahap.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.